Siswa Bright Star School – Tamalanrea Masih Dirumahkan Sampai Covid’19 Dianggap Aman

Anatanews.com (12-04-2020) – Fenomena melanda dunia pendidikan di Indonesia, berbagai upaya menerapkan pembatasan sosial harus dilaksanakan demi mencegah meluasnya penyebaran virus korona. Salah satunya adalah ”merumahkan” dunia pendidikan, antara lain meminta pendidikan di berbagai jenjang menerapkan pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing.

Pada 12 Maret 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru menerbitkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan Covid-19. Yang pertama, surat edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di lingkungan Kemendikbud.

Kedua adalah surat edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan yang berisi panduan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan. Lewat surat edaran tersebut, Kemendikbud mengeluarkan 18 poin imbauan (protokol) kepada para satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Melihat kondisi penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat demi melindungi siswa dari paparan virus korona, beberapa wilayah pun menyusul menetapkan kebijakan yang sama. Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, Aceh, Jambi, Riau, dan menyusul DI Yogyakarta, Sulawesi selatan juga meliburkan siswa. Setiap provinsi menerapkan kebijakan berbeda. Ada provinsi yang menerapkan pembelajaran jarak jauh selama satu minggu, ada yang dua minggu, sambil terus melihat perkembangan.

Di Bright Star School, juga telah melakukan perpanjangan waktu belajar di rumah sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan, tetap menunggu kebijakan pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sekitar hampir 200 siswa Bright Star School dari Pre-school sampai dengan Primary School, semuanya belajar dirumah masing masing, begitu pula sekolah sekolah lainnya. Tingkat kejenuhan anak anak dirumah menjadi perhatian khusus, dan sebagai bagian dari evaluasi kami di Bright Star School untuk melewati masa masa krisis ini ke depan dengan materi pembelajaran yg tidak monoton/membosankan siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *