Semut dan Belalang (Dongeng Anak Kita)

Di sebuah ladang yang subur, tinggallah keluarga semut pekerja dan belalang si pemalas. Semut dan belalang adalah dua sahabat yang memiliki sifat berlawanan.
Si semut selalu bekerja keras, mencari makanan sepanjang hari dan menyimpannya di rumah.

Sebaliknya, belalang setiap hari bersenang-senang, bernyanyi, menari dan menikmati hidup. Belalang sangat menikmati hari-harinya dan tidak memiliki rencana ke depan. Hidup mengalir seperti air.
Suatu ketika si belalang bertemu dengan semut: “Hi semut! Kenapa kamu tidak ke tempatku dan bermain bersama aku?”

Jawab si semut: “Aku lagi bekerja keras menyiapkan makanan untuk nanti musim dingin. Pada saat musim dingin tiba, tidak ada tanaman yang bisa tumbuh dan kita akan mati kelaparan jika tidak mulai menyiapkannya.”

Belalang tertawa terpingkal-pingkal mendengar jawaban semut dan berkata: “Musim dingin masih lama semut temanku. Kenapa kamu harus khawatir? Masih ada besok kan?”

Kemudian belalang melanjutkan bermain musik dan semut kembali bekerja menyimpan makanan.

Suatu ketika musim dingin datang, semua tanaman mati dan belalang kesulitan untuk mencari makanan. Sebaliknya semut enak-enakan di rumahnya dan makan dari jagung dan biji-bijian yang telah disimpan sejak musim panas. Singkat cerita si belalang meninggal karena kelaparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *